Jumat, 21 Juni 2013

7 Suara Paling di Benci di Dunia

Dalam kehidupan sehari-hari, ada saja suara yang bisa membuat kita kesal. Mulai dari klakson di jalan, suara musik yang keras hingga suara kendaraan yang lalu lalang setiap pagi, siang dan malam. Tapi pernah ngga terpikir suara yang selama ini paling menganggu dan membuat kesal?


  1. Suara Muntah.
    Menurut sebuah riset yang dilakukan di Inggris, suara orang yang sedang muntah dianggap sebagai suara yang paling menyebalkan dibandingkan suara bising klakson mobil. Disengaja atau tidak, suara ini mendorong perasaan jijik dan mendorongmu untuk ikut muntah juga.
  2. Mengaruk Kuku di Papan.
    Percaya atau tidak, bagi sebagian orang aksi mengaruk sesuatu pada papan merupakan salah satu cara yang efektif untuk membuat mereka kesal. Fakta mengatakan suara berdecit yang dihasilkan merupakan salah satu suara yang paling mengganggu didunia. Dikarenakan intonasi suaranya yang sangat tinggi dan menyebabkan perasaan yang tidak nyaman pada otak dan telinga.
  3. Alarm Mobil.
    Alarm mobil seringkali dianggap sebagai salah satu suara yang paling menyebalkan di telinga. Bukan hanya bagi pencuri atau maling, tapi orang-orang di sekitarnya. Alasannya, suara tersebut kadang muncul tanpa sebab yang pasti. Bahkan Alarm seringkali berbunyi hanya karena di picu oleh sesuatu yang tidak berkaitan dengan tindak pencurian. Misalnya saja akibat kucing yang tiba-tiba melompat. Menurut beberapa ahli suara, alarm mobil dianggap sangat mengganggu karena bisa mengakibatkan kenangan buruk.
  4. Mendengkur.
    Suara mendengkur dianggap mengganggu dengan alasan yang sangat valid, yakni kesehatan. Suara mendengkur di malam hari otomatis membuat waktu tidur orang yang berada di sekitarnya terganggu. Dan menurut ilmu medis, kurang tidur dapat mengganggu kesehatan baik pikiran dan badan. Jadi jika kamu punya masalah dengan mendengkur ada baiknya kamu memeriksakannya ke ahli.
  5. Suara Alarm Jam.
    Meski kadang berupa suara musik respon pertama yang sangat mungkin kamu lakukan saat mendengarnya adalah perasaan kesal. Ketidaksukaanmu terhadap suara alarm ini memang murni disebabkan masalah emosi. Bayangkan saja jika harus terbangun dari tidur nyenyak dan mimpi sangat indah.
  6. Ban Berdecit Akibat Rem.
    Semua pasti setuju jika suara yang satu ini dianggap cukup memekakkan telinga. Frekuensinya yang terlalu tinggi memungkinkan suara ini tidak di sukai telinga manusia. Selain itu, suara decit ban yang dihasilkan akibat mengerem sering diasosiakan dengan kecelakaan. Hal yang mana sering membuat kita dilanda kepanikan.
  7. Besi dipukul dengan Besi.
    Suara yang satu ini bisa bikin suara berdenging bahkan setelah suara itu hilang. Mendengar suara besi yang ditempa terus menerus bisa mengakibatkan ketulian.

Chapter 35 - LoLieST

CINDY REALIZED HER MISTAKE

“selamat pada Cindy !! Yey !!” kata Alice dengan semangat
“yess Cindy menang !!” sorakan Nadine Cs. semakin menjadi – jadi
“ahh sial !! kok Cindy sih !!” anak – anak tingkat 2 kecewa
“sudah ku bilang ‘kan kalo gue bakal menang.. kesempatan loe sudah lenyap Si.. dan kalian anak – anak kelas 2 yang rese (kecuali Nadine) kalian ga bisa menggeser jabatan gue sebagai wakil ketua haha.. *evil laugh*” kata Cindy sambil tertawa
“maaf temen – temen, aku udah ngecewain kalian,, hiks” tangis Sissy
“ga apa – apa kok Sissy, loe sudah melakukan yang terbaik kok !! mungkin aja Cindy lagi hoki, makanya dia bisa menang !! udah ya jangan nangis !!” kata Cherry sambil menepuk punggung Sissy
“benar tuh kata Cherry, lagipula biarpun Cindy yang jadi wakil, tapi kami, anak – anak tingkat 2 (kecuali Nadine) akan nurut apa katamu kok !!” kata Kaelyn
“ehh,, Kaelyn, Cherry, enak aja loe ngomong, gue pemimpin di sini !!” bentak Cindy
“emangnya, siapa sih yang mau nurut ama pemimpin keras, kasar (keras, kasar ? emangnya Cindy tu batu ya? ) dan suka maksain kehendak !!” kata Maureen
“yah,, terserah apa kata loe, yang penting jabatan gue ga tergeser dan di ganti-in sama Sissy” kata Cindy
“ihh,, kasian yaa, mimpi kalian harus berhenti huhuhu..” ejek Nadine
“bagiku tidak penting, jadi ataupun tidak jadi penggurus kelas, yang penting aku masih mendapat support dari sahabat – sahabatku” kata Sissy sambil mengusap air mata
“huh, dasar munafik, mana ada sih siswi di sini yang ga mau jadi pengurus kelas,, di kasih tanggung jawab sama guru, itu ‘kan suatu kehormatan yang besar, dan dengan itu juga, derajat dan reputasi serta popularitas kita di St. Theresa bisa naik !!” kata Cindy
“aku rasa sudut pandang kita berbeda, aku menjadi pejabat kelas, yaa semata – mata ingin membantu sahabat – sahabatku,, aku tidak perduli pada derajat, reputasi , popularitas atau apapun itu..”
“udah – udah dari pada berdebat, mendingan kita siap – siap buat pertandingan, kelas kita udah mau main nih !!” kata Audrey
“bener tuh drey, dari pada ngurusin Cindy yang ngga ada habisnya !!” kata Cherry
“jadi masalah bua..”
“udah la Cindy, ga usah di perpanjang !!”
“t..tapi..”
“loe kan wakil ketua, harusnya loe bisa memberikan contoh yang baik ‘kan ?”
“tapi, gue ga terima di perlakukan begini oleh anak – anak tingkat 2 yang rese itu !!”
“pada dasarnya mereka baik kok, yang harus kau lakukan adalah menjadi sosok pemimpin yang mereka inginkan,, dengan bersikap sedikit ramah.. menurut pengamatanku, kau lah yang membuat mereka sepeti ini !! kau memperlakukan mereka seperti budak, yang harus selalu mematuhi semua peraturan yang kau berikan.. kurasa bukan hanya mereka, tapi semua orang pasti akan berontak jika di perlakukan begitu,,nah mulai sekarang, cobalah memandang mereka sebagai sahabat – sahabatmu, dan bukan sebagai musuh atau anak – anak yang menyebalkan.. maka, kau akan menemukan apa itu arti persahabatan yang sesungguhnya, mengerti.. ?”
Tak sepatah kata-pun keluar dari mulut Cindy, ia hanya diam, diam dan diam.. matanya mulai berkaca – kaca, air mata memenuhi setiap sudut matanya, ia tak kuasa menahan tangisnya, semua mengalir begitu saja.. Cindy masih diam..
Anak – anak tingkat 2 mengelilingi Cindy, dan berusaha menenangkannya.. Cindy mulai membuka mulutnya dan berkata..
“aku tau mungkin sudah sangat terlambat untuk minta maaf, tapi please maafin aku temen – temen, aku tau kok kalo sifatku ke kalian selama ini udah buruk sekali,, aku sudah egois, ingin kalian menuruti aku, tapi aku sendiri tidak mengerti apa yang kalian inginkan.. jujur, itu semua karena sejak tingkat 1 aku sudah punya keinginan untuk jadi pengurus kelas, karenanya saat aku terpilih jadi wakil, aku menjadi sangat terobsesi pada itu.. dan aku pernah berjanji pada diriku kalau aku akan mati – matian mempertahankan jabatanku, tapi sekarang aku sadar semua itu salah.. temen – temen aku mohon, please kasih aku 1 kesempatan lagi, aku janji aku akan berubah dan menjadi pemimpin yang dapat kalian andalkan”
Semua anak tingkat 2 terdiam.. hingga tiba – tiba Nadine buka suara..
“ehh,, Cindy, ngomong apaan sih loe, loe kok jadi gini ? lemah banget !! aku ga nyangka Audrey sudah bener – bener nyuci otak loe.. loe sudah berubah, ga seperti Cindy yang gue kenal, Cindy yang kuat, keras, dan ambisius !!”
“ehh,, Nadine jangan ngompor – ngomporin donk !!” protes Kaelyn
“iya, masih mending Cindy mau menyadari kesalahannya, dari pada loe, ga tobat – tobat, hobi banget gerecokin orang, ngadu domba orang (ehh,, nanti yang punya domba ngamuk lagi,, dombanya di adu – adu), dasar cewek culas !!” sambungku
“he.. Kaelyn dan Annabella yang sok suci, kalian ga usah sok nasehatin gue deh !! ngerasa bener loe ? lagian gue ga ngomong sama kalian, gue lagi ngomgong sama Cindy :p GR bener sih !!”
“udah la Nadine, aku emang bener – bener pingin berubah kok !! lagian bener kata Audrey, sikapku selama ini sudah salah”
“apa yang merasuki mu ? sadar Cindy,, sadar,, sadar !! kau seorang pemimpin, harusnya mereka yang bertekuk lutut padamu, bukan malah sebaliknya !!”
“terkadang pemimpin itu tidak perlu jadi seperti pemerintah yang di segani, tapi seorang pemimpin bisa saja menjadi seorang teman yang membantu temannya yang lain” kata Audrey
Kelas kembali diam.. tiba – tiba Valencia berkata..
“oke temen – temen, jadi Cindy gimana ? di maafin atau engga ? di maafin donk yaa..”
“kami maafin kamu kok Cindy” kata anak – anak tingkat 2 serempak
Cindy kembali menangis terharu..
“ehh,, Maureen, sini – sini” kata Valencia yang melihat Maureen sedang berjalan di tengah kerumunan anak tingkat 2
“iya kakak ku tersayang, aku datang !!” jawabnya seraya menghampiri Valencia (hadehh,, ni Maureen ada – ada aja tingkahnya wkwk..)
“iya, adikku sayang, aku menunggumu !!” kata Valencia yang mulai ketularan Maureen (sifat lebaynya)
“ehh bentar deh,, perasaan loe lebih tua 3 bulan dari gue deh Ryn,, kok malah gue yang jadi kakak ?” tanya Valencia
“ihh,, Valen diem – diem aja napa ?, aku kan lagi akting, kaya di film – film gitu, nah aku jadi adek kamu jadi kakaknya. Tapi,, sekarang audience kan udah pada tau,, huu..!! ga seru !!” kata Maureen malu, karena rencananya gagal
“ngga kok, audience nya ga tau kalo kamu cuma akting !! ehh anak – anak tingkat 2, kalian ga pada tau kan kalo kami sebenernya ga kakak adik and Maureen tuh sebenernya lebih tua dari aku,, ya kan?”
“iya Maureen, kami bener – bener ga tau kalo sebenarnya loe tuh lagi akting n’ loe itu lebih tua dari Valen” kata anak – anak tingkat 2 sambil menahan tawa
“ohh iya ya,, ternyata kalian bener – bener ga tau haha.. baguslah”
Semua diam menahan tawa..
“ehh,, tadi itu apa, kalian bilang kami bener – bener ga tau kalo sebenarnya loe tuh lagi akting n’ loe itu lebih tua dari Valen.. berarti kalian tau donk.. huh” kata Maureen lagi
“hahaha..” suara tawa pecah seketika
“nah, kan semua masalah sudah clear.. jadi…” kata Valencia sepatah – sepatah sambil menyenggol Maureen
“apaan sih nyenggol – nyenggol ? ihh kakak genit yaa !!” kata Maureen
Valencia menarik Maureen mundur, kemudian berbisik..
“kamu lanjutin donk kata – kata aku, jadi kayaknya kita nih sehati gitu”
“terus musti ngomong apa ?”
“ntar kalo aku sudah kamu bilang ‘semua balik senyum donk, biar tingkat 2 ceria lagi’ oke !!”
“oke dehh !!”
Keduanya balik maju lagi..
“maaf ya temen – temen kesalahan teknis, kami ulang yaa !!”
“kan semua masalah sudah clear.. jadi..” Valencia kembali meyenggol Maureen
“sstt.. aku lupa mau ngomong apa” bisik Maureen pada Valencia
“ *menepuk dahi* nih biar ku bisikin.. semuanya..balik senyum donk..”
“semuanya balik senyum donk..”
“biar.. tingkat 2 ceria lagi”
“biar.. tingkat 2 ceria lagi.. yey” kata Maureen sambil mengangkat kedua tangannya sampai mengenai Valencia
“hee.. liat – liat donk, kena nih !!” kata Valencia
 “ya udah, sekarang balik ke acara semula,, kasian anak – anak tingkat 1 udah nunggu” kata Sissy..

To be continued..

Chapter 34 - LoLieST

CINDY OR SISSY ?

Hari yang di tunggu – tunggu akhirnya tiba, perlawanan antara Sissy dan Cindy. Saat yang akan menentukan siapa yang pantas menjadi wakil ketua..
“Sissy, gue bakal tantang loe buat main..” kata Cindy
“main ? bukannya kita mau tanding ? loe nih gimana sih ? (x patut..x patut)” protes Sissy
“-_- gue belum selesai ngomong tau !! -_- makanya sabar, tunggu sambil gue selesai !! kita bakal main out bound, in door out bound !!”
“huh,, Out bound ? out..bound.. o..ut..bound o..u..t..b..o..u..n..d” Sissy berusaha mengingat – ingat apa itu out bound
“ohh,, out bound yang main lumpur..lumpur itu ya ?” katanya lagi
“huh -_- dasar lemot,, apa sih yang bisa di harapkan kalo punya wakil kayak dia ?”
“ehh,, Cindy, emangnya loe tuh siapa ? (cindy lah,, siapa lagi) bisa ngata – ngatain Sissy, sombing banget sih !! emang nya loe sendiri sudah 100% perfect ?” protes Kaelyn
“belum sih,, tapi setidak – tidaknya gue jauh lebih perfect dari pada Sissy”
“huh dasar, loe sendiri juga ga nyambung, Sissy nanya apa, loe jawab apa !!” kataku
“bener tuh, harusnya loe tuh kayak gue,, baik, murah hati, pemaaf, rajin menabung, taat perintah orang tua dan guru, mudah bergaul (100% perfect)” kata Maureen melebih – lebihkan
“-_- yaa,, terserah loe lah Ryn !!! (males ngeladenin Maureen)” kataku dan Kaelyn
“ahh,, Cindy bisa main game lain ga ? kan jijik main lumpur – lumpuran !!” kata Sissy
“huh,, dasar, mau jadi wakil ketua, kok ga tahan banting (iya lah Cindy !! kalo di banting ‘ntar yang ada tulang retak semua !!) tapi, kalo loe ga mau, ga apa – apa sih !!” kata Cindy sambil tersenyum
“haa ? Ga apa – apa ? ciyuss !! yeyy!!” Sissy kesenengan
“iya ga apa – apa, tapi otomatis loe bakal kalah, karena loe dianggap mengundurkan diri !! haha.. jadi loe mau apa engga ?”
“oke, gue terima tantangan loe !!” kata Sissy pasrah
(Battle di mulai)
In door out bound.. out Bound ini memang berbeda dari biasanya, sedikit lebih mudah, karena di luar masih bersalju, maka semua perlengkapan di pindah ke salah satu ruangan di St. Theresa. Ni kenalan dulu ama team – teamnya…
Team 1: Sissy, Maureen dan aku (Natasya)
Team 2: Cindy, Clara, dan Tessie (anak tingkat 1, adik sepupu Cindy)
“1..2..3 *pritt*” Alice meniup pluit tanda pertandingan di mulai
“ihh,, jijik, masa mau ngerangkak di lumpur” kata Sissy saat melihat tantangan nya yang menjijikkan
“Sissy cepat..cepat..cepat” kataku sambil mendorong – dorong Sissy
“huh,, dasar lambatt !!” ejek Cindy yang sudah hampir mencapai garis finish
“yee !! finish !!” sorak Clara
“huu,, cupu – cupu” ejek Tessie sambil megacungkan jempol terbalik dan menggerakkannya ke atas dan ke bawah (like this => (n)(n)(n)(n) )
“ihh,, please deh jangan lebay !! harusnya loe tuh contoh gue, gue kan anaknya rendah hati, ga pernah iri sama orang lain, ga pernah menjelek – jelekkan temen, ga perah mengejek temen dan setia kawan” kata Maureen (dasar Maureen ngatain orang lebay, taunya dia sendiri lebay -_-)
Lelah, itu yang kami rasakan, setelah 6 tantangan yang kami lalui
“huh liat !! nih baju lumpuran semua,, huh disgusting” Maureen ngomel – ngomel
Tinggal 1 tantangan lagi, Flying Fox. Di ujung tali Flying Fox telah terlihat sebuah bendera , siapa yang duluan menarik bendera itu, maka ia akan dinyatakan menang..
Final Battle, siapa yang akan menang Cindy atau Sissy ?
“duhh gimana nih ? alu tegang banget !! takut banget nih !!” kata Sissy sambil menggenggam dan meremas – remas tanganku
“tenang Si, tarik nafas,, bayangin sekarang ini loe..” kataku, belum selesai aku berbicara, Sissy menyela perkataanku
“mmm…”Sissy terus menggerak – gerakkan tangannya
“kenapa Si ? bernafas – bernafas !!” kataku
“haaa…”
“kok loe malah tahan nafas sih ?”
“loe sih Tasya kasih instruksi ga bener tadi suruh tarik nafas, tapi ga suruh ngehembusin,, jadi deh sesek nafas”
“-_- gue kira kan loe udah tau, kan ga perlu di instruksi kan jelas – jelas -_-,, oke sekarang tutup mata loe dan bayangin loe lagi berjuang buat mimpi loe,, mimpi terbesar loe”
“bener tuh, loe harus bayangin, kalo sekarang loe sedang berjuang untuk pangeran yang sangat loe cintaii (kaya di dongeng2 ya !!) bayangin ini adalah kesempatan terakhir loe,, hidup mati loe,, kalo loe ga berhasil, loe bakal…” kata Maureen
“stop..stop..stop !! udah ahh Ryn, loe nih lebay banget nyemangatinnya !! yang ada Sissy jadi takut tauu !!” kataku
“ihh enak aja loe ngatain gue,, gue kan…”
“Natasya, Maureen WML (wish me luck) ya !!” Sissy menghentikan perdebatan
“huh dari tadi di potong – potong terus omongan gue, ga Sissy, ga loe Tasya, sama aja -_-”
****
“gimana nih kak, kayaknya kak Sissy siap banget” kata Clara panik
“ahh,, kalian kaya ga kenal kakak aja, jangan panggil aku kak Cindy (jadi panggil apa ? Mbok Cindy ? wkwk) kalo ga punya 1001 cara buat ngalahin Sissy”
“betul tuh !! lagipula sehebat apa sih Sissy ?” kata Nadine
“ga tau, tapi yang jelas gue lebih hebat dari dia”
“kak,, cepet – cepet dah mau mulai nih !!” teriak Tessie
Persaingan makin ketat skor seri antara Sissy dan Cindy. Sissy memenangkan 3 dari 6 game yang telah terlaksana, sama halnya dengan Cindy. Tantangan ini jadi penentu siapa yang pantas menjadi wakil..
Cindy melirik ke arah Sissy sambil nyengir, seolah – olah dia yakin banget bahwa dia bakal menang
“ready, set, go !!” Alice memberi aba – aba, keduanya mulai meluncur
“Sissy.. Sissy.. Sissy” sorak anak – anak tingkat 2
“Cindy.. Cindy.. Cindy” sorak Nadine, Tessie, Clara dan beberapa anak tingkat 1
“ya.. sedikit lagi.. sedikit lagi.. Yess !! kita sudah dapet pemenangnya.. siapa yang menjadi wakil ketua anak – anak tingkat 2, selamat pada… *jeng 4x*” Alice mengumumkan hasil perlombaan
Siapakah kira – kira yang bakal menang ? mungkinkah jabatan itu tetap pada Cindy, ataukah beralih pada Sissy, mantan wakil tingkat 1 ?

To be continued..

Ababil

Ababil adalah kata yang sudah nge-trend di dunia maya, sejak dulu kata "Ababil" diambil dari kata "Labil". Lalu, kenapa "Labil" bisa berevolusi menjadi "Ababil"? Kenapa kata Ababil di tujukan kepada kaum ABG? dan Kenapa banyak ABG yang labil? Ok, let's check..

Arti Ababil.
Ababil berarti tak pasti, suka berubah-ubah, tidak konsisten, tidak tetap pada pendirian atau mudah goyah pendiriannya.

Kenapa di tujukan kepada ABG?
"A"babil huruf A kepanjangan dari "ABG" dan diperlengkap dengan "babil" yang artinya mirip dengan "labil", jadi arti Ababil sebenarnya ialah ABG Labil, atau yang belum tetap pendiriannya

Kenapa banyak ABG Labil (Ababil)?
Istilah Ababil ditujukan bagi para remaja yang seringkali menunjukkan kegalauan dan sifat moody, secara psikis mereka di bilang tak stabil.
Mengapa remaja menunjukkan gejala demikian?
Para peneliti dari Pittsburgh University, AS berhasil menemukan jawabannya..

Dalam otak manusia terdapat 2 bagian penting yang mengatur motivasi dan pembelajaran. Yaitu: nucleus accumbens (NAc) dan dorsal striatum (DS)
NAc memainkan penting dalam memproses keinginan dan balasan yang diharapkan setelah melakukan suatu hal, sedangkan DS mengontrol tindakan dan perilaku.
Semestinya, kedua bagian ini bekerja dengan porsi yang sama di usia remaja dan dewasa. Namun di usia remaja, sel-sel neuron dalam DS bekerja lebih aktif dibandingkan pada otak orang dewasa.

Perbedaan kinerja sel neuron itu menyebabkan remaja dan orang dewasa merespon stimuli yang sama dengan cara yang berbeda. Dengan kinerja area DS dan sel neuron yang aktif, para remaja cenderung bertindak secara berlebihan, rentan akan hal yang adiktif dan perilaku impulsif.
Kondisi ini juga menjawab mengapa para remaja lebih mudah terkena depresi, schizophrenia, dan perilaku adiktif seperti merokok atau mengonsumsi obat terlarang.

Perilaku dan psikis para remaja sangat kompleks. DS hanya salah satu dari sekian banyak bagian otak yang menyebabkan perilaku ini. Sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut..

Ya, kira-kira gitu deh penjelasannya. Semoga membantu. Btw, kalian termasuk Ababil ga? Hehehe.. :p Jawabnya dlm hati aja.. ^_^

Life

Hidup kalo mau diibaratin itu kayak roda yang sedang berputar. Kadang bisa di atas, kadang bisa di bawah..
Ada senang, ada sedih, ada marah, ada kecewa, pokoknya macem-macem deh..
Tapi anehnya, kalo lagi di atas, lagi seneng atau lagi apapun yang buat nyaman, kita malah asik sendiri, lupa semuanya..
Pokoknya satu dunia tuh isinya cuma gue doang..
Nah, giliran lagi down, lagi di bawah, lagi putus asa baru deh ingat semuanya..
Inget kalo ternyata masih ada orang lain di dunia ini, dan kita butuh mereka..
Nyesel, "kenapa ya dulu gue ngga....?" "coba aja kalo..." "andaikan waktu itu..."
Terus ngadu sana-sini, nanya sama Tuhan, "kenapa ngasih cobaan berat banget"
Giliran lagi seneng, lupa buat bersyukur, ya itulah Manusia..
Hidup itu memiliki 3 masa. masa lalu, masa kini, dan masa depan..
Sayangnya, dari ketiga masa tersebut, kita hanya dapat hidup di masa kini.
Mau sampai kapanpun, masa lalu akan tetap jadi masa lalu. Sampai kapanpun ia akan tetap jadi sejarah.. Waktu engga akan bisa kembali walau sedetikpun..
Menyesal terus menerus tanpa adanya usaha untuk bangkit ngga bakal ada gunanya kan?
Seperti masa lalu, begitupun masa depan, sampai kapanpun, masa depan itu akan menjadi kejutan dan misteri yang takkan pernah di ketahui siapapun..
Kita engga tau dengan siapa kita akan bertemu?
Bagaimana kehidupan kita kedepannya?
Ataupun kapan akhir hidup kita?
Mungkin 100 tahun lagi, atau mungkin 10 tahun, 1 tahun, 1 bulan, hari ini atau detik ini juga, ngga ada yang tau kan?
Memiliki banyak rencana masa depan tanpa adanya usaha untuk mewujudkannya sama. Ngga bakal ada gunanya kan?
Sekarang tinggal di masa kini..
Pada masa ini semuanya mungkin terjadi, apa yang kita buat akan mengukir sejarah masa lalu, dan menentukan masa depan.
Saat inilah kita harus bangkit, menanggap masa lalu sebagai kenangan dan masa depan sebagai kejutan.
Mulai sekarang kita harus mulai merangkai masa depan kita, berfikir postif..
Temenku bilang "Life is simple, but not easy"
Ada benernya sih, hidup itu sebenarnya sederhana, namun tak akan pernah mudah tanpa adanya usaha dan minat..
Life must go on. It's time to change everything. So, do your best guys!! :D

Boomerang

Rin's Story:
Tercatat udah 6 kali.. 6 kali..
6 kali aku udah nyerah..
6 kali aku udah coba buat move..
6 kali aku udah coba ngelupain semuanya..
Ok, aku udah nerima kenyataan..
Ok, aku udah sanggup ngelepas kamu pergi..
Ok, aku udah bisa membiarkan kamu memulai hidupmu yang baru..
Tapi, waktu semua itu hampir berhasil.
Ada-ada aja yang bikin aku inget..
Ada-ada aja yang bikin kenangan itu balik lagi..
All about you return in my mind..
Selalu saja begitu,
Kamu tau, kamu itu kayak Boomerang..
Yang di lempar dan kembali lagi..
Sampai kapan semua bakal terus gini?
Pada kenyataannya memang, melupakan itu lebih sulit dari pada mengingat kembali..
Namun, sulit bukan berarti tak bisa kan?
Aku tau, semua ini hanya soal waktu..
Jadi biarlah waktu juga yang menghapus semuanya..
Biarlah waktu yang menghapus semua kenangan..
Kenangan tentang kau dan aku..
Semua sudah berakhir..
Let bygone be bygone..
Makasih, karena sudah pernah hadir..
Dan jadi anugerah terindah dalam hidupku..
So, sekarang selamat memulai kisah baru.. Tanpa aku.. :')

#ciee, galau niih. Haha.. =D

Seandainya - Vierratale

Kelak kau akan menjalani hidupmu sendiri
Melukai kenangan yang t'lah kita lalui
Yang tersisa hanya aku sendiri di sini
Kau akan terbang jauh menembus awan
Memulai kisah baru tanpa diriku

Reff:
Seandainya kau tau, ku tak ingin kau pergi
Meninggalkan ku sendiri bersama bayanganmu
Seandainya kau tau, aku kan s'lalu cinta
Jangan kau lupakan kenangan kita selama ini

Kelak kau akan menjalani hidupmu sendiri
Melukai kenangan yang t'lah kita lalui
Kau akan terbang jauh menembus awan
Memulai kisah baru tanpa diriku

Seandainya kau tau, ku tak ingin kau pergi
Meninggalkan ku sendiri bersama bayanganmu
Seandainya kau tau, aku kan s'lalu cinta
Jangan kau lupakan kenangan kita selama ini

Selama ini..

Back 2 reff

Selama ini..

Back 2 reff